EVALUASI KETIDAKLENGKAPAN PENGISIAN ELEKTRONIK GENERAL CONSENT DI RUMAH SAKIT TNI AD BHIRAWA BHAKTI MALANG
Kata Kunci:
General Consent, Rekam Medis Elektronik, SIMRS, Kelengkapan Pengisian, Mutu PelayananAbstrak
Digitalisasi rekam medis merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Salah satunya melalui penerapan sistem General Consent elektronik yang mendukung pengelolaan informasi pasien secara cepat, aman, dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kelengkapan pengisian General Consent elektronik di Rumah Sakit TNI AD Bhirawa Bhakti Malang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan dari 100 dokumen General Consent elektronik pasien rawat jalan dan rawat inap pada bulan Mei 2025 melalui telaah isi dokumen dalam Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Hasil penelitian menunjukkan hanya 14% dokumen yang terisi lengkap dan terintegrasi dengan baik ke dalam SIMRS, sementara 86% dokumen tidak lengkap atau tidak terintegrasi. Faktor penyebab utama ketidaklengkapan adalah belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengatur pengisian, kurangnya pelatihan petugas, keterbatasan waktu pelayanan akibat beban kerja tinggi, dan tidak adanya audit internal yang rutin. Penelitian ini menegaskan perlunya penyusunan SOP, pelatihan berkala, pengaturan alur pelayanan yang lebih baik, serta penerapan audit internal untuk meningkatkan mutu pengisian General Consent elektronik dan mendukung pencapaian standar akreditasi rumah sakit




