KAJIAN FILOSOFIS TERHADAP PEMIKIRAN HUMAN EKOLOGI DALAM PEMANFAATAN SUMBERDAYA ALAM

Penulis

  • Iin Imadulhuda Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Raden Fazlurrachman Ghauhar Yasin Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Syifa Dwi Rahayu Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Kata Kunci:

Human-Ekologi, Pelestarian, Sumberdaya Alam

Abstrak

Penelitian ini bertujuan memberikan alternatif solusi dalam mengurangi dampak kerusakan lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam oleh manusia dalam proses pembangunan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan filosofis yang mempertanyakan hakikat dan esensi manusia serta kedudukannya di alam semesta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan verstehen, interpretasi, hermeneutika, dan heuristik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembangunan yang digerakkan oleh dorongan keserakahan dan kenikmatan sesaat (hedonisme), telah melahirkan pola konsumsi berlebihan serta eksploitasi alam secara tidak rasional. Pandangan hidup yang individualistik dan materialistik memperparah kerusakan lingkungan, menciptakan kesenjangan sosial, serta menimbulkan konflik antarmanusia dan antara manusia dengan alam. Oleh karena itu, paradigma pembangunan perlu diubah menuju kerangka berpikir antro-ekologis filsafati (human ecology), yang memandang manusia bukan sebagai penguasa mutlak alam, tetapi sebagai bagian integral dari ekosistem semesta. Dalam paradigma ini, pembangunan dipandang harus memperhatikan keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian lingkungan, serta mempertimbangkan dimensi waktu (masa depan), manusia (kemanusiaan), alam (kelestarian), dan religiusitas (nilai spiritual). Analisis dampak lingkungan dalam perencanaan pembangunan tidak cukup hanya berorientasi teknis seperti pencemaran dan kerusakan, tetapi juga harus menyentuh aspek etis yang bersumber dari kearifan manusia dan nilai-nilai lokal. Dengan demikian, akan tercipta harmoni antara unsur-unsur ekologi dalam ekosistem dan mencegah terjadinya konflik serta kerusakan yang lebih luas. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong pembangunan yang berwajah insani dan berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-01