ANALISA KEBUTUHAN AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT PADA 10, 30 DAN 50 TAHUN MENDATANG DI KECAMATAN MEDAN PERJUANGAN

Penulis

  • AzhariSyah Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Rizky Ikhwansyah Gultom Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Ikhram Manik Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Firman Johannes Sitanggang Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Gilang Permadi Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Rachmat Mulyana Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Novrizaldi Wardana Universitas Muhammadiyah Makassar

Kata Kunci:

Proyeksi Penduduk, Kebutuhan Air Bersih, Medan Perjuangan, Infrastruktur Air, Smart Metering

Abstrak

Penelitian ini mengkaji proyeksi kebutuhan air bersih domestik dan non-domestik di Kecamatan Medan Perjuangan untuk horizon 10, 30, dan 50 tahun (2025-2074) dengan pendekatan deskriptif berbasis data sekunder BPS (2015-2024) serta standar SNI 6728.1:2015 dan Dirjen Cipta Karya 1996. Tiga metode proyeksi penduduk aritmatika, geometrik, eksponensial dibandingkan melalui deviasi standar, dan metode aritmatika (laju 0,816%/tahun) dipilih untuk memproyeksikan pertumbuhan penduduk dari 95.790 jiwa (2015) menjadi 144.121 jiwa (2074). Kebutuhan air domestik dihitung berdasarkan cakupan layanan PDAM 60 %, sambungan rumah 80%, dan konsumsi 150 L/orang/hari, menghasilkan permintaan ~10,38 juta L/hari. Kebutuhan non-domestik sektoral pendidikan (167.760 L), kesehatan (2.200 L), peribadatan (248.000 L), ekonomi (450.800 L), perkantoran (2.080 L) bertotal 870.840 L/hari. Akumulasi total permintaan mencapai 11.247.532 L/hari, menegaskan urgensi perluasan kapasitas produksi, reservoir, dan jaringan distribusi; implementasi smart-metering serta sistem deteksi kebocoran (<20 % kehilangan); integrasi kebijakan tata ruang dan mitigasi iklim; edukasi efisiensi air; serta eksplorasi sumber alternatif (misal: air hujan) untuk menjamin keberlanjutan pasokan.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-01